Page 6 - E-paper 10 Desember 2017
P. 6

6                                                                                                                                                                 www.joglosemar.co



                                                                                                                                                            MINGGU, 10 DESEMBER 2017


                                                                                        Halaman ini kerja sama Joglosemar dengan Indiva Media Kreasi.
                                                                         Kirim foto Sahabat Bolo, Sekolahku, karya Cernak, Puisi dan Lukisan ke mingguanjoglosemar@gmail.com.
                                                           Ada suvenir menarik khusus Cernak, Puisi dan Lukisan.  Suvenir bisa diambil di Kantor Harian Joglosemar di Jl Kebalen 2, Solo  setiap jam kerja.
         Pensil Warna dari Om Joko










                  emarin, Ambar sangat senang.   hahhahah…” kata Ambar dalam hati.      Karya Ara Sasmitha*              Satu jam kemudian, bel sekolah berbunyi   sak. Dia diam saja tak menjawab permintaan
                  Dia mendapat paket dari Om Joko   Pak Wahyu ternyata mendengar pekik-  hat putus asa ketika tidak menemukan pen-  lagi…tetttt…teettttt…tettt…   maaf Nia.
                  yang tinggal di Semarang. Isinya   an Nia. “Nah, anak-anak, teman yang tidak   sil warnanya. Mau pinjam ke teman lain, dia   Waktu menggambar pun selesai. Anak-  ---
                  sangat dia idam-idamkan yaitu   membawa perlengkapan menggambar to-  khawatir  bisa mengganggu konsentrasi me-  anak mulai menyerahkan lukisannya ke Pak
         K satu paket pensil warna satu kotak   long dipinjami ya,” kata dia.     reka. Nia hanya membuat sketsa lukisan di   Wahyu.                          Hari pengumuman pemenang lomba
         besar. Sepaket isinya ada 48 pensil. Yang lebih   Anak-anak sudah mulai sibuk sendiri-  kertas putih yang dibagikan Pak Wahyu.   Lalu, Nia beranjak ke bangku Ambar.   menggambar pun tiba. Para siswa tampak
         menyenangkan, pensil warna two in one.   sendiri. Ambar yang duduk di bangku bela-  Hati Ambar terketuk melihat temannya   “Makasih banyak ya, Nia… kau meminjam-  berdebar-debar menunggunya. Pengumum-
            Pensil ini bisa langsung digunakan untuk   kang tersenyum mengingat pensil warnanya.   sedang kesusahan. Dia menuju ke bangku   kan pensil warna ini. Tapi, maaf banget ini   an disampaikan usai upacara hari Senin.
         mewarnai gambar. Nah, kalau ingin warna   Dia yakin bisa jadi juara kali ini.   Nia. Senyum mengembang dari wajah   yang  war-  na kuning tidak sengaja aku   “Juara tiga diraih oleh Danish dari kelas VIC,”
         yang lebih tajam, tinggal menyapu dengan   Tapi, ketika dia melihat ke bangku Nia, dia   keduanya.                          patahkan tadi,” kata Nia   kata Pak Kepala Sekolah, Ahmad.
         kuas yang sudah basah. Hasilnya, sangat   tampak tak tenang. Nia                                                              menunduk tak berani    Tepuk tangan pun bergemuruh memenu-
         bagus. Seperti lukisan orang-orang dewasa.   masih berusaha men-                                                                membalas tatapan   hi halaman sekolah. “Juara kedua diraih Leo
         Begitu guman Ambar.                  cari-cari pensil warna                                                                       Ambar.          kelas IV A. Ayo, Leo maju ke depan.”
            Nah, hari ini Ambar ada pelajaran meng-  di dalam tas.                                                                            Ambar   jadi    “Dan juara pertama diraih oleeeeehhh-
         gambar. “Bun, pensil warna yang dikasih Om   Ni a                                                                                    marah meli-  hh… Nia dari kelas VB.”
         Joko aku bawa ke sekolah, ya,” katanya minta   terli-                                                                                  hat  pensil   Tepuk tangan makin kencang dari anak-
         perstujuan ibunda.                                                                                                                      warnanya   anak. Sementara Ambar lemas, namanya
            “Iya, ndak apa-apa. Tapi, kamu harus                                                                                                   ya ng   tak disebut sedikit pun oleh kepala sekolah.
         tahu konsekuensinya lho, Nak. Kalau teman                                                                                                    ru -  Nia cuma tersenyum mendengar suaranya
         kamu ada yang tidak bawa, kamu harus                                                                                                              dipanggil. Nia menoleh ke arah Ambar. Dia
         ikhlas meminjamkan sebagian. Belum                                                                                                                  bilang, “Makasih, Ambar.”
         lagi kalau rusak atau patah,” kata                                                                                                                      Sementara Ambar tak menanggapi
         Bunda.                                                                                                                                                  senyuman Nia. Dia justru membu-
            “Kamu nggak bo-                                                                                                                                        ang muka.
         leh marah, atau na-                                                                                                                                          “Nah, Nia ada yang ingin kau
         ngis. “                                                                                                                                                     sampaikan ke teman-teman?
            Tanpa pikir pan-                                                                                                                                          Ayo silakan,” kata Pak Ahmad.
         jang, Ambar langsung                                                                                                                                             “Ehm… terima kasih se-
         mengiyakan apa yang di-                                                                                                                                         belumnya bagi bapak/ibu
         katakan Bunda.                                                                                                                                                   guru dan teman-teman.
            “Ambar berangkat se-                                                                                                                                           Selain itu, saya juga mau
         kolah dulu ya, Bun.  Assa-                                                                                                                                        mengucapkan terima ka-
         lamu’alaikum,” pamitnya.                                                                                                                                         sih yang terdalam untuk
             Senyum Ambar berseri-seri                                                                                                                                   Ambar, sahabat saya.”
         sepanjang perjalanan ke sekolah.                                                                                                                                 Ambar     samar-samar
                      ---                                                                                                                                              mendengar suaranya disebut
                                                                                                                                                                      di pengeras suara.
            Tet… teettttt… tetttt…                                                                                                                                     “Tanpa Ambar, mungkin saya
            Bunyi bel berbunyi nyaring. Ambar                                                                                                                       tidak bisa juara satu. Ambarlah
         berlari menuju ruang kelas VB SD Suko-                                                                                                                    yang meminjami saya pensil war-
         rejo 2. Tak berapa lama, Pak Wahyu masuk                                                                                                                 na, ketika teman-teman yang lain
         ke kelas.  “Selamat pagi anak-anak. Seper-                                                                                                              sedang sibuk. Dia juga tidak marah
         ti yang sudah Bapak sampaikan beberapa                                                                                                                 karena saya mematahkan pensil war-
         waktu lalu, hari ini di sekolah kita diadakan                                                                                                        nanya secara tak sengaja.  Terima kasih,
         lomba menggambar. Nah, biar tetap konsen-                                                                                                           Ambar. Dan, hadiahnya juga nanti akan
         trasi menggambarnya di dalam kelas  ma-                                                                                                            saya bagi berdua dengan Ambar.”
         sing-masing. Nanti, yang paling bagus akan                                                                                                           Ambar tak menyangka namanya disebut
         mendapat hadiah spesial dari sekolah,” kata                                                                                                       oleh Nia. Tak terasa, air mata meleleh ke pi-
         Pak Wahyu panjang lebar.                                                                                                                          pinya.
            Anak-anak makin girang. Semuanya lalu                                                                                                             “Ayo, Ambar maju ke depan. Kita harus
         mengeluarkan perlengkapan menggambar.                                                                                                             belajar dari Ambar, dia mau berbagi kepada
         “Aduuuuh… aku lupa tidak membawa pen-                                                                                                             temannya. Kita tidak boleh egois, kita adalah
         sil warna. Bagaimana ini,” pekik Nia,si jago                                                                                                      tim yang hebat. Dan saya, ada hadiah spesial
         gambar.                                                                                                                                           untuk Ambar,“ kata Pak kepala sekolah.
            Nia adalah salah satu saingan Ambar da-                                                                                                           “Ambar…Ambar… Ambar…” Tepuk ta-
         lam menggambar. Nilai Ambar, beda tipis                                                                                                           ngan bergemuruh
         dengan Nia. Sayangnya, Ambar selalu di ba-                                                                                                           Ambar maju ke depan dia lalu memeluk
         wah Nia.                                                                                                                                          Nia. Makasih ya Nia. Kedua sahabat itu ber-
            “Wah, lumayan nih… saingan terberatku                                                                                                          pelukan. ###
         tidak bawa pensil warna. Aku bisa jadi juara                                                                                                          *Penulis tinggal di Grogol, Sukoharjo.
                                                                                                                           Blogspot


         Cobain Yuk...                                                                                                                             Sahabat bolo


                                                   Bikin Boneka Olaf dari Kaus Kaki



                                                         agi-pagi kalau mau berang-  Apalagi cuma ketemu satu aja,   kaki putih ini lebih unik. Yuk, bi-
                                                         kat sekolah, adik-adik pasti   sementara pasangannya hilang   kin boneka salju Olaf dari kaus
                                                    Pdibikin pusing dengan ulah   ke mana.                  kaki. Simak nih caranya seper-
                                                    si kaus kaki. Eh, maksudnya kali-  Daripada bikin emosi kalau   ti dilansir  Onecreativemommy,
                                                    an sering lupa nyimpan kaus kaki   ingat pasangannya yang meng-  baru-baru ini.
                                                    di mana.  Ih, sebel banget kan.   hilang, mending kita bikin si kaus

                                                    BAHANBAHAN:
                                                    - Satu kaus kaki warna putih
                                                    - Siapkan 1  1/3  cup beras
                                                    - Sepasang mata boneka
                                                    - Lem tembak
                                                    - Tali
                                                    - Kain flanel warna oranye untuk hidung
                                                    -  Kain flanel hitam berbentuk rambut, mulut,
                                                     alis, 3 bulatan dan untuk tangan
                                                    -  Siapkan pom-pom putih (bisa diganti de-
                                                     ngan bulatan kapas atau bikin bulatan kecil
                                                     dari kaus kaki)
         CARA MEMBUAT:



                                             Pertama-tama isi kaus
                                             kaki dengan 2/3 beras.                                                                              alo teman-teman. Namaku William Justin Boedianto.
                                             Lalu ikat dengan tali.                                                                              Aku biasa dipanggil Justin. Mamaku bernama Melissa
                                             Isi kembali dengan                                                                            HFanny. Aku lahir pada 3 uni 2013.
                                             2/3 beras yang tersisa                                                                           Saat ini aku bersekolah di  SD Lab School Salatiga, Kelas
                                             kemudian ikat kem-                                                                             1. Hobiku menulis. Aku suka banget makan
                                             bali. Lakukan hal yang                                                                           sayur brokoli, kentang dan spageti. Sebulan terakhir aku
                                             sama, masukkan sisa                                                                            mulai ikut modelling. Tepatnya, pada Oktober 2017.  Sejak
                                             beras lalu ikat. Jadilah                                                                       saat itu aku mulai sering mengikuti kejuaraan modelling. Aku
                                             tiga bagian bulatan.                                                                           suudah berhasil membawa sejumlah piala. Seperti piala Juara
                                                                        Selanjutnya, lem tiap                                               3 Lomba Fashion Show Motivasi Kategori A  di Semarang dan
                                             Dan, sisakan yang pa-
                                                                     ikatan agar tidak mudah                                                Juara 1 Fashion Show Kategori Casual Jeans di Solo. Serta,
                                             ling atas.
                                                                     kendor.                                                                Juara 3 Fashion Show Pesta Kategori A Umum di Sukoharjo.
                                                                                                                                            Teman-teman mau main sama aku? Yuk main aja ke rumah-
                                                              Pasang mata di bagian bulatan beras paling atas.                              ku yang ada di seputaran Jalan Kemuning Kelurahan Kalica-
                                                                Lalu , tempel  flanel untuk hidung dan  mulut.                              cing, Kecamatan Sidomukti, Salatiga.
                                                      Jangan lupa pasang pula rambut di bagian atas sisa kaus kaki.
                                                       Selanjutnya, tempel bulatan-bulatan hitam di bagian ba-
                                                                                 dan. Serta, dua tangan.                                    Kirimkan foto si kecil minimal berusia 2 tahun dan maksimal 12 tahun untuk
                                                                                                                                            tampil di rubrik Sahabat Bolo. Kirim data, nama, TTL, nama Ortu, alamat, hobi,
                                                                    Terakhir, pasang pom-pom   untuk kaki.                                  makanan kesukaan, prestasi dan informasi lain yang sekiranya perlu disam-
                                                     Lihatlah, Olaf teman Elsa di film Frozen sudah ada di depan                            paikan ke Kantor Harian Joglosemar, Jl Kebalen No 2, Kampung Baru, Pasark-
                                                                             teman-teman... #Amrih Rahayu                                   liwon, Solo. Atau Whatsapp ke 0877-3500-1497. Format   SAHABAT BOLO
                                                                                                                                            JOGLOSEMAR-Nama dan data lengkap si kecil.
                                                                                                               Foto-foto : Dok Onecreativemommy
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11