Page 5 - E-paper 17 Desember 2017
P. 5

SOSOK





         www.joglosemar.co                                                                                                                                                               5
         MINGGU, 17 DESEMBER 2017



            Suparsi, Pustakawan Senior di Arpusda Kota Surakarta

            Hati Tenang, Hobi Membaca Tersalurkan






                     uku ialah sahabat bagi   sebagai sawah dan ladangnya, tem-  para pemangku jabatan yang ada di   Dia merasa prihatin de-  harus menyewa buku jika ingin   banyak dengan harga sewa yang
                     jiwa, bahkan menurut   patnya melakukan pekerjaan seka-  Kota Surakarta.                                     membaca maka setelah bergabung   murah dia dan teman-teman sepa-
                     sebuah penelitian me-  ligus hobi dalam waktu bersamaan.   Maka, dia pun tidak berkeberat-  ngan kondisi saat ini di   dengan Arpusda dia bisa membaca   kat saling bertukar buku.
                     nyebutkan bahwa orang   Menurutnya menjadi pustakawan   an ketika menjadi pegawai honorer   mana sulit sekali menum-  buku sesuka hatinya tanpa memba-  Dia merasa prihatin dengan
            Byang membaca buku            ialah panggilan jiwa yang tidak se-  dia harus melakukan aktivitas buka                 yar atau membeli buku.        kondisi saat ini di mana sulit seka-
            pasti memiliki kehidupan yang te-  mua orang terima. Salah satu hik-  tutup pintu perpustakaan. Sebagai   buhkan minat membaca   “Wah saya senang banget se-  li menumbuhkan minat membaca
            nang karena bebas stres. Terutama,   mah dari penghayatan nilai-nilai   pegawai baru, dia melaksanakan   buku pada anak.  lama menjadi pustakawan, dulu   buku pada anak. Sebagai pustaka-
            bagi mereka yang senang membaca   itu dia pun memasuki jenjang kari-  tugasnya dengan senang hati mulai               sebelum menikah saya bisa bawa   wan dia pun dituntut untuk ber-
            buku-buku spiritual, inilah kiranya   er dengan mulus dan lancar.  dari membuka pintu hingga me-  Lima tahun kemudian pada 1990   buku empat untuk saya baca setiap   kreatif dalam membuat kegiatan
            manfaat buku yang dirasakan oleh   “Dalam waktu dua tahun bertu-  mastikan keadaan kantor sudah   dia diangkat sebagai pustakawan   pekannya,” ucapnya.  seperti menyediakan fasilitas ber-
            Suparsi. Menjadi pustakawan sela-  rut-turut saya mengalami kenaikan   siap menyambut pengunjung per-  di Arpusda Surakarta. Dia merasa   Meskipun lahir dari keluarga   basis Teknologi Informasi (TI) se-
            ma hampir 36 tahun di Dinas Ke-  jabatan selama dua kali,” katanya   pustakaan.          bersyukur bisa dipercaya sebagai   yang bukan kalangan terpelajar,   perti penyediaan wifi corner, ruang
            arsiapan dan Perpustakaan Daerah   kepada Joglosemar, Kamis (14/12).  “Sebelum saya dilantik seba-  pustakawan, karena ini profesi yang   Parsi sejak kecil sudah senang de-  khusus memutar DVD bagi anak-
            (Arpusda) Kota Surakarta membu-  Memulai karier pustakawan   gai CPNS pada tahun 1985, saya   langka diminati oleh banyak orang.   ngan buku. Hampir setiap hari dia   anak TK. Sebagai pustakawan dia
            atnya siap memasuki masa pensiun   pada tahun 1981 membuat Parsi   menjadi tenaga honorer dulu di   Sebagai seorang pustakawan   dan teman-teman SD-nya menye-  berharap dengan aneka kemudah-
            dengan tenang.                tidak banyak berharap lebih untuk   Arpusda waktu itu namanya masih   membuatnya bahagia karena dia   wa buku untuk dibaca secara ber-  an fasilitas bisa menarik mereka
               Parsi begitu dia disapa oleh re-  bisa menjadi seorang Pegawai Ne-  Yayasan Perpustakaan Kota Madya   merasa hobi membacanya bisa   gantian. Harga sewa buku saat itu   untuk datang dan membaca buku
            kan-rekannya di Arpusda Surak-  geri Sipil (PNS). Saat itu, dia tidak   Surakarta selama empat tahun,” ka-  tersalurkan dengan baik. Jika dulu   Rp 100 per buku per Minggu. Agar   di Arpusda. #Kukuh Subekti
            arta, menganggap perpustakaan   memiliki satu pun kenalan dengan   tanya.                sebelum menjadi pustakawan dia   bisa membaca buku dalam jumlah








































































                                                                               Optimistis Jalani Hidup



                                                                                  ebagai anak yang lahir dan   bagai tema mulai sosial budaya,   war harga pisang,” kenangnya.  dengan Joglosemar dia berpesan
                                                                                  tumbuh bukan dari ka-   ekonomi, hukum, kesehatan,”   Berbekal info manajeman  pe-  kepada para pustakawan muda.
                                                                              Slangan terpelajar Suparsi   terangnya.                 masaran dan bekalnya selama   Mereka para pustakawan muda
                                                                              menyadari usahanya harus kuat   Berkat buku pula dia menga-  sekolah di sebuah SMEA Negeri   harus bersemangat karena tugas
                                                                              demi menumbuhkan jiwanya    ku tenang memasuki masa-masa   di Kota Surakarta dia optimis de-  menjadi pustakawan ialah mu-
                                                                              sebagai seorang pembaca. Dia   menjelang purna tugas sebagai   ngan rencana usaha jualannya   lia. Menjadi pustakawan berarti
                                                                              mengaku kedua orangtuanya   pustakawan. Selain buku kelu-  bersama sang suami. Sebagai   turut ambil bagian dalam upaya
                                                                              selalu berpesan bahwa mereka   arga juga menjadi orang terdekat   umat beragama yang baik dia   mencerdaskan kehidupan bang-
                                                                              harus lebih pintar, lebih sukses   yang senantiasa memotivasinya   pun mendedikasikan dirinya   sa, sebagaimana tertulis dalam
                                                                              dari ayah dan ibunya. Dan kini   untuk optimis menjalani hidup.   sebagai pengurus perpustakaan   pembukaan UUD 1945.
                                      : Suparsi                               dia pun merasakan manfaat dari   Dia mengaku selepas pensiun   gereja. Dengan begitu, ilmu dan   “Kita para pustakawan ikut
                Nama Lengkap          : Surakarta, 21 Mei 1962                membaca sebagai mana yang   nanti dia akan mulai menekuni   pengalamannya sebagai Pusta-  ambil  bagian  dalam  upaya
                 Tempat Tanggal Lahir   : Pustakawan Penyelia Dinas Ke-       orangtuanya pesankan.       dunia bisnis bumbu dapur.   kawan Teladan Harapan 1 Tahun   mencerdaskan rakyat Indone-
                 Jabatan               arsipan dan Perpustakaan Kota             “Membaca buku membuat      “Saya dari dulu pengin jadi pe-  1999 tingkat Provinsi Jawa Te-  sia, apa lagi sekarang sekolah
                                        Surakarta                             wawasan kita terbuka, buat saya   dagang sejak kecil sama ibu sudah   ngah dapat dia terapkan dalam   khusus pustakawan sudah ada
                                                                                                                                      lingkungan masyarakat.
                                                                                                                                                                 di mana- mana,” pungkasnya.
                                                                              buku ialah petunjuk bekal hidup
                                                                                                          biasa disuruh ke pasar, bahkan
                                                                              ada banyak buku dengan ber-  waktu kecil saya bisa tawar-mena-  Di akhir perbincangannya   #Kukuh Subekti
         Foto-foto: Joglosemar | Kukuh Subekti





                                                      Jujur Itu Tidak Memalukan



                                                          arhan terlihat panik ketika    Bagaimana kelanjutan kisah   bermain di luar.      Dari sembilan cerita yang ada
                                                          melihat soal-soal baha-  Farhan? Apakah Farhan me-    Namun, karena nilainya per-  di buku berjudul Belajar dari Ke-
                                                      Fsa Indonesia. Dari 50 soal   lanjutkan aksi curangnya untuk   nah jeblok, dia pun “dihukum”   salahan ini banyak mengisahkan
                                                      yang ada dalam latihan soal pe-  mendapatkan nilai tinggi? Atau,   oleh mamanya. Dia harus me-  serba-serbi konflik di lingkungan
                                                      mantapan ujian  sekolah, tak sa-  dia menyesali perbuatannya dan   ningkatkan nilainya dengan bel-  anak-anak. Beberapa di antara-  Judul :
                                                      tupun yang bisa ia kerjakan.   belajar lebih keras lagi? Baca kisah   ajar lebih serius.  nya bahkan konflik batin yang   Belajar dari Kesalahan
                                                        Saat semua konsentrasi de-  selengkapnya di cerita Belajar dari   Karena tidak bisa melawan   terjadi pada diri mereka.   Penulis :
                                                      ngan soal tersebut, Farhan mulai   Kesalahan karya M Rafid Nadhif R.   mamanya, Aruni menyerah, bah-  Membaca buku ini seolah    M Rafid Nadhif R, Kamila
                                                      melirik pekerjaan teman sebang-  Cerita tersebut terangkum dalam   kan dia tak mau lagi bermain   membuka kembali kisah kita ke   Fatimatuzzahro, dkk
                                                      kunya, Shiddiq. Ia pun bisa lelu-  seri pendidikan akhlak untuk anak   keluar. Dia menjadi antisosial.   dunia masa kecil. Meski kadang   Penyunting Bahasa :
                                                      asa mencontek hasil pekerjaan   Penulis Cilik Indonesia (Peci) ter-  Hingga, papanya memberi pi-  terlihat menyenangkan, penuh   Ayu Wulan
                                                      temannya itu. Tak disangka, hasil-  bitan Indiva Media Kreasi.   lihan Aruni melanjutkan ke SMP   canda tapi ada juga rasa sedih,
                                                      nya memuaskan. Pada hari selan-  Selain Belajar dari Kesalahan,   biasa atau ke pondok pesantren.   haru dan lainnya.   Penerbit :
                                                      jutnya, Farhan pun tak khawatir   ada delapan kisah anak lain yang   Pilihan yang diambil pun sangat   Dari kisah anak-anak di  Bel-  Indiva Media Kreasi
                                                      lagi. Dia tak perlu belajar karena   termuat dalam buku tersebut. Se-  mengejutkan.   ajar dari Kesalahan kita bisa
                                                      ada Shidiq di sampingnya.   perti  180 Derajat karya Charisa   Hayo siapa yang tahu? Apakah   mengambil hikmah, mengenai   Tahun :
                                                        Tapi, saat latihan pemantapan   Dwi Santika. Cerita pendek ini   pilihannya itu membuat peru-  kejujuran, toleransi, saling ber-  2017/cetakan Pertama
                                                      selanjutnya, Shidiq tidak masuk   menceritakan mengenai Aruni   bahan besar pada dirinya? Baca   bagi, kasih sayang hingga belajar   Tebal :
                                                      sekolah. Apa yang ditakutkan   yang berubah 180 Derajat. Awal-  selengkapnya kisah Aruni  di 180   merelakan. Selamat membaca.   144 halaman
                                                      Farhan pun terjadi.         nya, dia anak yang suka sekali   Derajat.               #Amrih Rahayu
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10